Kebutuhan Zat Besi bagi Bayi Sangatlah Penting

0

Bayi baru lahir sebenarnya masih memiliki simpanan zat besi yang berasal dari ibunya selama trimester akhir kehamilan, yaitu sekitar 250-300 mg atau sekitar 75 mg per kg berat badan bayi.

Menurut penelitian, simpanan zat besi dalam tubuh bayi ini dapat mencukupi kebutuhan zat besi bayi setidaknya sampai bayi berusia 6 bulan. Jadi tak usah khawatir kebutuhan zat besi bayi di awal kehidupannya tidak cukup. Kebutuhan ASI juga merupakan makanan utama bayi juga dapat membantu mencukupi kebutuhan zat besi bayi. Walaupun kandungan zat besi dalam ASI sangat sedikit, zat besi dalam ASI dapat lebih banyak diserap oleh bayi sebesar 50-70% dibandingkan dengan makanan sumber zat besi lainnya dan juga susu formula.

Namun, seiring dengan perkembangan dan pertumbuhan bayi, kebutuhan zat gizi bayi pun meningkat. Jika dilihat dalam tabel Angka Kecukupan Gizi (AKG) 2013 yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan, kebutuhan zat besi bayi usia 7-11 bulan adalah sebesar 7 mg per hari, tentu saja kebutuhan ini sudah tidak dapat dicukupi oleh ASI. Ini menjadi salah satu alasan mengapa bayi usia 6 bulan ke atas harus menerima makanan padat. Beberapa makanan ini memiliki kandungan tinggi zat besi cocok untuk dikonsumsi adalah:

  • Hati ayam
  • Hati sapi
  • Daging sapi
  • Bayam
  • Brokoli
  • Ikan
  • Telur
  • Sereal yang diperkaya zat besi

Selain makanan tinggi zat besi, ibu juga dapat memberikan makanan tinggi vitamin C. Vitamin C dapat membantu penyerapan zat besi oleh tubuh menjadi lebih baik. Beberapa makanan mengandung vitamin C yang dianjurkan adalah jeruk, tomat, paprika, dan stroberi.

Perlu perhatikan asupan si bayi, apabila asupan Zat Besi tidak di penuhi dapat meimbulkan dampak sebagai berikut:

  • Kenaikan berat badan bayi berjalan pelan
  • Kulit bayi pucat
  • Bayi tidak nafsu makan
  • Bayi sering rewel
  • Bayi menjadi kurang aktif
  • Perkembangan bayi berjalan lambat
Share.

About Author

Leave A Reply