Sering Alami Sakit Dada Saat Hamil, Beikut Cara Mengatasinya

0

Secara umum, sakit dada saat hamil sebenarnya merupakan kondisi normal karena adanya perubahan fisiologis tubuh. Pertumbuhan rahim yang semakin hari semakin membesar akan menekan bagian diafragma, sehingga kemudian menimbulkan rasa kurang nyaman pada dada.

Perubahan pada ukuran payudara yang kian membesar selama kehamilan juga bisa memengaruhi ukuran tulang rusuk. Alhasil, tulang rusuk akan ikut melebar sehingga menyebabkan adanya tekanan pada dada, yang kadang juga menimbulkan sesak napas.

Namun, Karen Deighan, MD, FACOG, selaku dokter spesialis obstetri dan ginekologi di Gottlieb Memorial Hospital of Loyola University Health System, menjelaskan sebuah pengecualian. Dalam beberapa kasus yang jarang terjadi, dada sakit saat hamil bisa menandakan adanya masalah kesehatan lainnya seperti gangguan pencernaan, asam lambung naik (heartburn), tekanan dari bayi yang makin membesar, maupun stres. Bahkan terkadang, kondisi ini juga bisa disebabkan oleh masalah lain pada tubuh yang lebih serius. Misalnya serangan jantung dan gumpalan darah di pembuluh darah vena (deep vein thrombosis), serangan jantung, penyakit jantung koroner, hingga penyakit jantung kongenital.

Kedua kondisi yang cukup berbahaya tersebut biasanya tidak hanya menimbulkan sakit dada saat hamil saja, melainkan juga disertai dengan gejala lainnya. Mulai dari sesak napas, pusing, detak jantung cepat, keringat dingin, bahkan hingga batuk berdarah.

berikut ini juga bisa membantu mengatasi dada sakit saat hamil:

1. Perhatikan postur tubuh

Bila selama ini Anda terbiasa dengan postur tubuh yang membungkuk, entah itu saat duduk atau berdiri, sebaiknya ubah mulai sekarang.

Postur tubuh bungkuk dapat memengaruhi paru-paru, yang membuatnya seolah tidak memiliki cukup ruang untuk bernapas.

Solusinya, usahakan untuk selalu duduk dan berdiri dengan posisi tegak guna memudahkan proses pernapasan sekaligus mengatasi dada sakit saat hamil.

2. Kelola stres

Luangkan waktu selama beberapa kali dalam seminggu untuk ikut kelas yoga atau meditasi. Atau jika mau, Anda juga bisa melakukkan kegiatan penenang diri ini sendiri di rumah.

Melakukan meditas maupun yoga bisa cukup membantu menenangkan tubuh dari stres dan penat yang seolah membebani tubuh. Dengan begitu, kemungkinan munculnya dada sakit saat hamil bisa lebih diminimalisir.

3. Hindari pemicu dari makanan dan minuman

Selama masa kehamilan, Anda tidak dianjurkan untuk merokok, minum alkohol, makan makanan berminyak dan pedas, serta mengonsumsi kafein. Teh, kopi, dan cokelat merupakan sumber kafein yang jumlah konsumsinya harus dibatasi atau bahkan dihilangkan sama sekali.

Intinya, sebisa mungkin hindari konsumsi makanan maupun minuman yang bisa menyebabkan masalah pada sistem pencernaan. Sebab hal tersebut akan memicu naiknya asam lambung, yang bisa membuat dada sakit saat hamil.

Sebagai gantinya, konsumsi makanan dan minuman yang lebih aman dan dapat membantu memenuhi kebutuhan zat gizi harian. Porsi makan juga bisa diakali jadi lebih sedikit tapi sering guna mencegah sakit perut dan asam lambung naik.

4. Istirahat yang cukup

Jangan lakukan terlalu banyak aktivitas karena ditakutkan bisa membuat dada terasa sakit saat sedang hamil. Pastikan juga waktu istirahat Anda cukup alias tidak terlalu berlebihan dan tidak pula kekurangan.

Supaya lebih nyaman, coba gunakan bantal yang lebih tinggi sebagai penyangga kepala saat tidur. Cara ini akan memudahkan Anda untuk bernapas dengan lega.

Namun ingat, hindari langsung merebahkan tubuh maupun tidur setelah makan karena bisa menimbulkan masalah pencernaan.

Bila dada sakit saat hamil bisa mengindikasikan adanya masalah yang serius. Misalnya serangan jantung, detak jantung tidak normal, maupun adanya sumbatan gumpalan darah pada pembuluh darah. Jangan menunda untuk memeriksakan kondisi Anda ke dokter, jika sakit dada tersebut diiringi dengan gejala serius seperti pusing, susah bernapas, dan tubuh lemas.

Share.

About Author

Leave A Reply